Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, June 20, 2015

Puisi - Sajak Kematian

SAJAK KEMATIAN
Oleh : Sriweni




Harap-harap mata,
Mengalirkan air jernih sebelum tertutup,

Nyatanya,
Nanah menjadi jawaban,
Kajamnya kerakusan yang nikamat,

Paku diri terlepas,
Kerongongan mencoba menahan,
Agar mulut segera nyebut,
Selagi masih diterima, pikirnya

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itulah sekilas mengenai Puisi - Sajak Kematian, dimana kebersihan diri itu lebih dari apapun. Maaf jika ada kata-kata tidak berkenan.

<= Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat =>

Baca Selengkapnya

Friday, June 19, 2015

Puisi - Rist In Peace Pahlawanku


Rist In Peace Pahlawanku
Oleh : Sriweni




Barangkali, hanya dalam hening
Kami mengingatmu,
Mendengar dengan hikmat setiap kesaksian,
Atas gugurnya degub jantungmu,

Kucuran darah yang kau baktikan,
Serta kesucian niat,
Telah tersulam menjadi pusaka,
Menancap kokoh di bumi pertiwi,

Berkibar gagah di langit biru,
Membuat semesta ini harum,
Seharum kamboja putih,
Yang menghujani singgasanamu,

Terlelaplah tuan,
Tak ada lagi suara meriam dan hujan peluru,
Yang ada,
Dipan emas bertabur bunga,
Serta suara manja bidadari surga,
Yang menuangkan madu-madu langit.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itulah sekilas mengenai Puisi - Rist In Peace Pahlawanku yang dimana ketika mendengar besar namanya yang terasa sampai kejantung dengan berbagai pengorbanannya pada bumi pertiwi ini. Maaf jika ada kata-kata yang tak berkenan.

<= Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat =>
Baca Selengkapnya

Puisi - Lunturnya Warna Sang Saka

Lunturnya Warna Sang Saka
Oleh : Sriweni


Kusam,
Pudar,
Namun tetap berkibar,

Tiada identitas yang bisa terbaca,
Hanya sejarah berkata,
Dulu,
Atasnya merah,
Bawahnya putih,

Ya, itu warna Negeriku,
Dulu,
Sekarang,
Dan selamanya masa yang akan datang.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itulah sekilas mengenai Lunturnya Warna Sang Saka dimana setiap warna akan luntur jika dihati kita mulai hilangnya rasa cinta kepada Negeri kita ini. Maaf jika ada kata-kata yang tak berkenan.

<= Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat =>
Baca Selengkapnya

Thursday, June 18, 2015

Puisi - Jika Bukan Sarjana

Jika Bukan Sarjana
Oleh : Sriweni

Aku malu,
Menyematkannya dibelakang namaku,
Namun,
Tanpa ia,
Masihkan aku berharga?

Jika bukan sarjana,
Masihkah boleh aku berkarya?
Bolehkah aku berada ditengah kalian?

Sajak-sajak terurai tanpa makna,
Jejak, dan harga
Larut tinta, karam aksara.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itulah sekilas mengenai Puisi - Jika Bukan Sarjana yang menjelaskan bagaimana berkarya dalam sebuah nama sarjana dan semua itu takkan ada halangan sebuah karya. Maaf jika ada kata-kata tak berkenan.

<= Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat =>
Baca Selengkapnya

Dendam Anak Petani




Dendam Anak Petani
Oleh: Sriweni

Aku anak petani

rongga dadaku penuh dengan dendam
karena aku adalah saksi
kala cakar-cakar tua merobek dada bumi
untuk menanamkan biji-biji harapan.
Karena aku adalah saksi
kala jemari keriput memetik buah keringat
untuk menjejali mulutmu tikus-tikus jalan!

Aku anak petani
rongga dadaku penuh dengan dendam
karena aku adalah saksi
kala kau perdaya petani tuaku.

Dengan matanya
kau menatap masa depan anakmu.
Dengan tangannya
kau menyangga kebutuhanmu.
Dengan pundaknya
kau memikul beban hidupmu.

Aku anak petani
rongga dadaku penuh dengan dendam.
Karena aku adalah saksi
kala maut menidurkannya.

Lihatlah hai tikus-tikus jalan!
Kini ia mati tersungkur
kini ia mati tersungkur
kini ia mati tersungkur!
Karena darahnya telah habis kau hisap.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itulah sekilas mengenai puisi tentang Dendam Anak Petani, maaf jika ada kata-kata yang tak berkenan. 

<= Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat =>
Baca Selengkapnya